Minggu, 18 April 2010

Kode-kode Romantis Remaja Cowok & Cewek

PAGE 1

Panduan Untuk Pria Memikat Wanita
Kode-kode Romantis Remaja Cowok & Cewek
Kalau cowok banyak pacarnya, dibilang hebat
Kalau cewek banyak pacarnya, dibilang murah.
Kalau cowok nakal, dibilang lumrah Kalau
cewek nakal, dibilang dunia mau kiamat
(Arswendo Atmowiloto, HAI , 10/1/1989)
Tulisan di bawah ini masih berupa studi
terhadap Majalah HAI . Tulisan ini akan
menunjukkan wacana hubungan romantisme
remaja laki-laki dan perempuan yang
dikonstruksi lewat artikel-artikel yang ada di
Majalah HAI .
Jika majalah perempuan semacam Gadis atau Kawanku penuh dengan ulasan tentang
laki-laki yang cakep dan keren, begitu juga dengan HAI . Hampir setiap tahun HAI
menurunkan laporan tentang cewek favorit di SMU-SMU di beberapa kota besar
seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya. Pengertian cewek
favorit disini cukup sederhana, yaitu remaja perempuan yang banyak disenangi laki-
laki di sekolahnya. Sekolah-sekolah yang dijadikan sampel biasanya adalah SMU-
SMU yang tergolong favorit di masing-masing kota tersebut. HAI tidak menerapkan
metode penelitian yang formal dan ketat untuk bisa mendapatkan satu nama cewek
favorit di satu sekolah. Cukup bertanya kepada sejumlah siswa," Siapa sih cewek
favorit di sekolah ini?"
Artikel berjudul "Cewek Favorit Part III" ( HAI , 3/9/1996) ini bisa dijadikan
contoh. Ada Erny dari SMU 5 dan Tamara dari SMU BPI 1 Bandung, ada Citra dari
SMU 1 Semarang, ada Melia dari SMU 3 Yogyakarta, ada juga Happy dari SMU
Trimurti dan Santi dari SMU 5 Surabaya. Happy selalu masuk rangking 1 atau 2
dikelasnya. Ia juga peraih beasiswa sekolah di SMU Trimurti. Tamara sangat dekat
dengan mama. Begitu juga dengan Citra. Bahkan sampai urusan memilih pacarpun
Citra harus minta persetujuan mama. Semuanya punya ciri-ciri yang sama: cantik dan
berpenampilan menarik. Sebagian cewek favorit yang ditampilkan diatas memang
aktif di bidang model dan berjalan diatas panggung peragaan busana. Selain punya
ciri umum diatas, perempuan-perempuan yang ditampilkan disini sebagian besar
termasuk dalam kategori "anak rumahan" seperti pernah diteorisikan oleh Angela
McRobbie (1991): anak baik-baik, 'tidak macam-macam', tidak ikut kegiatan-kegiatan
yang berbahaya, paling-paling hanya les pelajaran ini-itu, dan dekat dengan ibu.

Panduan Untuk Pria Memikat Wanita

Selain rutin menurunkan tulisan tentang cewek-cewek favorit di SMU, majalah ini
beberapa kali membuat edisi khusus cewek yang kurang lebih isinya sama dengan
laporan tentang cewek favorit di SMU-SMU seperti diatas. Hanya saja perempuan-
perempuan yang ditampilkan disitu berasal dari kalangan selebritis. Misalnya artikel
tentang "15 Cewek Tersexy Versi Selebriti 1998" ( HAI , 29/9/1998) ini. Artikel ini
memuat nama-nama terkenal Ineke Koesherawati, Reza, Dewi Sandra, Sarah Azhari,
Karenina, Aimee Juliette, dsb. Pembahasannya seputar apa saja yang dilakukan
tokoh-tokoh tersebut untuk merawat tubuh, perlengkapan apa saja yang dipakai
untuk mandi, tipe cowok seksi seperti apa yang disenangi mereka, dan syarat-syarat
apa yang harus dimiliki seorang laki-laki untuk mendekati mereka. "Yang jelas, cowok
yang boleh deketin tidak gondrong dan lebih tinggi dari saya. Juga yang laki banget,
tidak manis. Kepribadiannya terbuka, mengerti saya, setia, dan gampang bergaul.
Soal tongkrongan tidak penting," begitu kata Dominique Sanda, seorang artis yang
juga dimasukkan dalam jajaran cewek terseksi versi majalah ini.
Artikel-artikel HAI diatas menunjukkan bahwa memang begitulah gambaran
universal perempuan-perempuan yang diidolakan oleh kaum laki-laki. Meskipun jaman
sudah menunjukkan bahwa konsep kecantikan selalu berubah, tetapi selalu ada nilai
dasar yang dijadikan patokan. Bahwa kecantikan adalah kondisi yang tercipta karena
ada harmoni dan kesimetrisan antara wajah, tubuh, serta mentalitas seseorang. Hal
ini mengingatkan pada Orlan, seorang artis perempuan dari Perancis, yang pernah
melakukan seri performance berjudul: The Reincarnation of Saint Orlan (1990-
present) .
Konsep dari performance yang dilakukannya ini adalah ia akan melakukan operasi
plastik untuk menentang nilai feminitas alamiah yang terdapat pada masyarakat.
Orlan mengacu pada simbol kecantikan yang paling dikenal dalam dunia seni barat
yaitu sosok indah perempuan yang terdapat pada lukisan The Birth of Venus karya
Sandro Botticeli. Orlan merancang sebuah transmisi video yang bisa
menyebarluaskan seluruh proses operasi wajahnya lewat website khusus bernama
Renaissance-Facial Cosmetics Surgery Center . Selama operasi Orlan hanya
menggunakan alat bius lokal, sehingga ia masih bisa membaca dan menjawab
pertanyaan-pertanyaan dari masyarakat luas. Karyanya ini tidak hanya mengundang
perhatian banyak orang, tapi juga sampai kritik personal dari beberapa orang
jurnalis semacam ini: wajah Orlan masih tampak jelek, bahkan meski ia sudah
melewati 6 kali proses operasi. Tampaknya Orlan membutuhkan lebih dari sekedar
pisau operasi untuk mencapai kesempurnaan kecantikan yang diinginkan. Dan justru
poin seperti itulah yang dimaksud oleh Orlan dalam misi performance-nya kali ini.
Bahwa kondisi kecantikan ideal hanya dapat dicapai dalam imej-imej visual, dan tidak
pernah dapat dicapai dalam permukaan tubuh fisik yang sesungguhnya.


Panduan Untuk Pria Memikat Wanita

Dalam hal pandangan laki-laki terhadap perempuan, HAI tampaknya masih belum bisa
lepas dari nilai-nilai tradisional yang menggariskan bahwa nilai lebih yang harus
dimiliki seorang perempuan untuk dijadikan sumber perhatian bagi laki-laki adalah
kecantikan fisik. HAI belum mampu menawarkan perspektif lain yang lebih bisa
dijadikan pegangan untuk menaruh penghargaan terhadap orang lain.
Paling tidak ada 6 jenis remaja perempuan yang bisa ditaksir oleh remaja laki-laki
menurut artikel "6 Tipe Cewek Pilihan" yaitu cewek kece, cewek pemalu, cewek
pengertian, cewek tomboy, cewek materialistis, dan cewek sederhana. Menurut HAI
, cewek pemalu mempunyai tipikal yang alim, lemah lembut, pintar, dan halus tutur
katanya. Cewek kece biasanya sadar bahwa dirinya kece, makanya kadang ia
sombong. Sementara cewek sederhana memiliki sifat tidak mau menonjolkan
kelebihan dirinya meskipun ia seorang yang hebat, pintar, dan kece.
Lantas apa yang harus dilakukan oleh remaja laki-laki untuk menarik perhatian dan
supaya populer di kalangan remaja perempuan? Menurut artikel "Jadi Populer di
Mata Cewek" ( HAI , 26/2/1999), ada banyak cara supaya bisa populer di kalangan
remaja perempuan. Seorang remaja laki-laki harus mempunyai keunikan. Ia harus
berbeda dari teman-temannya yang lain. Sikap ekstrim--menentang aturan dan nilai-
nilai yang berlaku di rumah, sekolah atau masyarakat--dan sikap eksentrik, bisa
membuat seorang remaja laki-laki berkibar di kalangan anak perempuan. Kita simak
kalimat-kalimat yang ada dalam artikel ini: "...Keunikan sangat penting. Semakin
berbeda, cewek-cewek itu akan semakin mengenal kita....cewek juga merasa bangga
bisa dekat dengan cowok yang menurutnya unik. Dalam keunikan, cewek juga
menangkap kemisteriusan. Dan yang bikin mereka bangga adalah jika kemisteriusan
seorang cowok berhasil diterobos lewat hubungan istimewa. Semakin dia akrab
dengan kita, semakin bangga".
Ada sejumlah persyaratan lain yang harus dipenuhi supaya laki-laki disenangi
perempuan. Persoalan ini dibahas dalam artikel "A Sampai Z Sifat Cowok yang
Disebelin Cewek" ( HAI , 26/3/1996). Menurut HAI , "Jadi cowok yang pengen
disenengin para cewek memang nggak gampang. Sejumlah persyaratan harus
dipenuhi. Bukan sekedar fisik, harus ganteng, harus kece, atau harus imut. Yang
terpenting justru adalah sifat-sifat yang menyenangkan". Ia tidak boleh angkuh,
bandel, cerewet, dusta, egois, gombal, jahat, nyinyir, omong jorok, rapuh,
berkualitas payah, lelet atau lamban, yes man, pengecut, zero atau telat mikir,
munafik, dan kikir.
Artikel berjudul "Merebut Hati Sang Cewek" ( HAI , 24/10/1989) membahas
tentang persoalan-persoalan yang harus disadari dan diwaspadai oleh remaja laki-laki
untuk meraih hati seorang perempuan. "Berbeda dengan cowok yang menganggap
tampang kece cewek sebagai daya tarik 40% (hampir 2 kali lipatnya), cewek



umumnya lebih mengutamakan cowok yang sanggup menghadapi realitas, jujur, dan
punya kedudukan. Disamping itu, ia juga harus berani, dan berkemampuan untuk
tetap sehat. Para cewek itu akan memberikan respon pada para cowok yang mampu
memberikan sinyal-sinyal kehangatan, kedekatan, dan perlindungan terhadap bahaya.
Kesemua itu dapat diungkapkan dalam bentuk perhatian, suara yang meyakinkan, atau
sentuhan. Itu saja sudah cukup. Para cewek tidak tertarik dengan organ seks
cowok...", begitulah kalimat-kalimat yang tertulis dalam artikel ini.
Selain memberi saran-saran yang lebih bersifat anjuran untuk mengeksplorasi hal-
hal yang ada dalam diri seseorang, HAI juga memberi saran-saran yang lebih
bersifat teknis dan praktis untuk mendekati seorang remaja perempuan. Bahwa ia
harus bisa menjaga penampilan, unjuk diri lewat prestasi, tidak malu-malu, dan
berteman dengan sahabat-sahabatnya ("10 Cara Menggaet Cewek", HAI, 11/7/1995).
Jika perlu ia harus memperhatikan tatapan mata dan cara bicara seseorang untuk
mengetahui apakah seorang perempuan benar-benar tertarik kepadanya atau tidak.
Jika seseorang merasa tertarik, tanpa sadar pupil matanya akan membesar. Tetapi
jika ia bicara dengan nada yang terlalu lambat, berhati-hatilah, biasanya itu
disebabkan karena ia merasa tidak tertarik atau bosan ("Modal Jadi Playboy", HAI ,19/9/1989).HAI mungkin memang tidak selalu memberikan apa yang diinginkan oleh remaja laki-laki pembacanya. Setiap media pasti punya konvensi dan gaya sendiri-sendiri. Tapidiantara konvensi-konvensi itu pasti ada seperangkat nilai-nilai tertentu yangdiarahkan kepada pembacanya. HAI membingkai sebuah dunia romantis tersendirilengkap dengan kode-kode romantik khusus kepada pembacanya. Poin menarik yangbisa ditarik disini adalah bahwa semua artikel yang ada dalam majalah HAI tidakhanya ditulis oleh penulis laki-laki yang tentu saja berada dalam satu atmosferpemikiran dengan pembacanya, tapi juga ditulis oleh penulis perempuan. Jadi dalamkasus majalah HAI , seluruh model dunia romantis dan perspektif-perspektif yangditawarkan disitu dibentuk bersama-sama oleh kaum laki-laki dan perempuan yangada didalamnya.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Entri Populer

Minggu, 18 April 2010

Kode-kode Romantis Remaja Cowok & Cewek

PAGE 1

Panduan Untuk Pria Memikat Wanita
Kode-kode Romantis Remaja Cowok & Cewek
Kalau cowok banyak pacarnya, dibilang hebat
Kalau cewek banyak pacarnya, dibilang murah.
Kalau cowok nakal, dibilang lumrah Kalau
cewek nakal, dibilang dunia mau kiamat
(Arswendo Atmowiloto, HAI , 10/1/1989)
Tulisan di bawah ini masih berupa studi
terhadap Majalah HAI . Tulisan ini akan
menunjukkan wacana hubungan romantisme
remaja laki-laki dan perempuan yang
dikonstruksi lewat artikel-artikel yang ada di
Majalah HAI .
Jika majalah perempuan semacam Gadis atau Kawanku penuh dengan ulasan tentang
laki-laki yang cakep dan keren, begitu juga dengan HAI . Hampir setiap tahun HAI
menurunkan laporan tentang cewek favorit di SMU-SMU di beberapa kota besar
seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya. Pengertian cewek
favorit disini cukup sederhana, yaitu remaja perempuan yang banyak disenangi laki-
laki di sekolahnya. Sekolah-sekolah yang dijadikan sampel biasanya adalah SMU-
SMU yang tergolong favorit di masing-masing kota tersebut. HAI tidak menerapkan
metode penelitian yang formal dan ketat untuk bisa mendapatkan satu nama cewek
favorit di satu sekolah. Cukup bertanya kepada sejumlah siswa," Siapa sih cewek
favorit di sekolah ini?"
Artikel berjudul "Cewek Favorit Part III" ( HAI , 3/9/1996) ini bisa dijadikan
contoh. Ada Erny dari SMU 5 dan Tamara dari SMU BPI 1 Bandung, ada Citra dari
SMU 1 Semarang, ada Melia dari SMU 3 Yogyakarta, ada juga Happy dari SMU
Trimurti dan Santi dari SMU 5 Surabaya. Happy selalu masuk rangking 1 atau 2
dikelasnya. Ia juga peraih beasiswa sekolah di SMU Trimurti. Tamara sangat dekat
dengan mama. Begitu juga dengan Citra. Bahkan sampai urusan memilih pacarpun
Citra harus minta persetujuan mama. Semuanya punya ciri-ciri yang sama: cantik dan
berpenampilan menarik. Sebagian cewek favorit yang ditampilkan diatas memang
aktif di bidang model dan berjalan diatas panggung peragaan busana. Selain punya
ciri umum diatas, perempuan-perempuan yang ditampilkan disini sebagian besar
termasuk dalam kategori "anak rumahan" seperti pernah diteorisikan oleh Angela
McRobbie (1991): anak baik-baik, 'tidak macam-macam', tidak ikut kegiatan-kegiatan
yang berbahaya, paling-paling hanya les pelajaran ini-itu, dan dekat dengan ibu.

Panduan Untuk Pria Memikat Wanita

Selain rutin menurunkan tulisan tentang cewek-cewek favorit di SMU, majalah ini
beberapa kali membuat edisi khusus cewek yang kurang lebih isinya sama dengan
laporan tentang cewek favorit di SMU-SMU seperti diatas. Hanya saja perempuan-
perempuan yang ditampilkan disitu berasal dari kalangan selebritis. Misalnya artikel
tentang "15 Cewek Tersexy Versi Selebriti 1998" ( HAI , 29/9/1998) ini. Artikel ini
memuat nama-nama terkenal Ineke Koesherawati, Reza, Dewi Sandra, Sarah Azhari,
Karenina, Aimee Juliette, dsb. Pembahasannya seputar apa saja yang dilakukan
tokoh-tokoh tersebut untuk merawat tubuh, perlengkapan apa saja yang dipakai
untuk mandi, tipe cowok seksi seperti apa yang disenangi mereka, dan syarat-syarat
apa yang harus dimiliki seorang laki-laki untuk mendekati mereka. "Yang jelas, cowok
yang boleh deketin tidak gondrong dan lebih tinggi dari saya. Juga yang laki banget,
tidak manis. Kepribadiannya terbuka, mengerti saya, setia, dan gampang bergaul.
Soal tongkrongan tidak penting," begitu kata Dominique Sanda, seorang artis yang
juga dimasukkan dalam jajaran cewek terseksi versi majalah ini.
Artikel-artikel HAI diatas menunjukkan bahwa memang begitulah gambaran
universal perempuan-perempuan yang diidolakan oleh kaum laki-laki. Meskipun jaman
sudah menunjukkan bahwa konsep kecantikan selalu berubah, tetapi selalu ada nilai
dasar yang dijadikan patokan. Bahwa kecantikan adalah kondisi yang tercipta karena
ada harmoni dan kesimetrisan antara wajah, tubuh, serta mentalitas seseorang. Hal
ini mengingatkan pada Orlan, seorang artis perempuan dari Perancis, yang pernah
melakukan seri performance berjudul: The Reincarnation of Saint Orlan (1990-
present) .
Konsep dari performance yang dilakukannya ini adalah ia akan melakukan operasi
plastik untuk menentang nilai feminitas alamiah yang terdapat pada masyarakat.
Orlan mengacu pada simbol kecantikan yang paling dikenal dalam dunia seni barat
yaitu sosok indah perempuan yang terdapat pada lukisan The Birth of Venus karya
Sandro Botticeli. Orlan merancang sebuah transmisi video yang bisa
menyebarluaskan seluruh proses operasi wajahnya lewat website khusus bernama
Renaissance-Facial Cosmetics Surgery Center . Selama operasi Orlan hanya
menggunakan alat bius lokal, sehingga ia masih bisa membaca dan menjawab
pertanyaan-pertanyaan dari masyarakat luas. Karyanya ini tidak hanya mengundang
perhatian banyak orang, tapi juga sampai kritik personal dari beberapa orang
jurnalis semacam ini: wajah Orlan masih tampak jelek, bahkan meski ia sudah
melewati 6 kali proses operasi. Tampaknya Orlan membutuhkan lebih dari sekedar
pisau operasi untuk mencapai kesempurnaan kecantikan yang diinginkan. Dan justru
poin seperti itulah yang dimaksud oleh Orlan dalam misi performance-nya kali ini.
Bahwa kondisi kecantikan ideal hanya dapat dicapai dalam imej-imej visual, dan tidak
pernah dapat dicapai dalam permukaan tubuh fisik yang sesungguhnya.


Panduan Untuk Pria Memikat Wanita

Dalam hal pandangan laki-laki terhadap perempuan, HAI tampaknya masih belum bisa
lepas dari nilai-nilai tradisional yang menggariskan bahwa nilai lebih yang harus
dimiliki seorang perempuan untuk dijadikan sumber perhatian bagi laki-laki adalah
kecantikan fisik. HAI belum mampu menawarkan perspektif lain yang lebih bisa
dijadikan pegangan untuk menaruh penghargaan terhadap orang lain.
Paling tidak ada 6 jenis remaja perempuan yang bisa ditaksir oleh remaja laki-laki
menurut artikel "6 Tipe Cewek Pilihan" yaitu cewek kece, cewek pemalu, cewek
pengertian, cewek tomboy, cewek materialistis, dan cewek sederhana. Menurut HAI
, cewek pemalu mempunyai tipikal yang alim, lemah lembut, pintar, dan halus tutur
katanya. Cewek kece biasanya sadar bahwa dirinya kece, makanya kadang ia
sombong. Sementara cewek sederhana memiliki sifat tidak mau menonjolkan
kelebihan dirinya meskipun ia seorang yang hebat, pintar, dan kece.
Lantas apa yang harus dilakukan oleh remaja laki-laki untuk menarik perhatian dan
supaya populer di kalangan remaja perempuan? Menurut artikel "Jadi Populer di
Mata Cewek" ( HAI , 26/2/1999), ada banyak cara supaya bisa populer di kalangan
remaja perempuan. Seorang remaja laki-laki harus mempunyai keunikan. Ia harus
berbeda dari teman-temannya yang lain. Sikap ekstrim--menentang aturan dan nilai-
nilai yang berlaku di rumah, sekolah atau masyarakat--dan sikap eksentrik, bisa
membuat seorang remaja laki-laki berkibar di kalangan anak perempuan. Kita simak
kalimat-kalimat yang ada dalam artikel ini: "...Keunikan sangat penting. Semakin
berbeda, cewek-cewek itu akan semakin mengenal kita....cewek juga merasa bangga
bisa dekat dengan cowok yang menurutnya unik. Dalam keunikan, cewek juga
menangkap kemisteriusan. Dan yang bikin mereka bangga adalah jika kemisteriusan
seorang cowok berhasil diterobos lewat hubungan istimewa. Semakin dia akrab
dengan kita, semakin bangga".
Ada sejumlah persyaratan lain yang harus dipenuhi supaya laki-laki disenangi
perempuan. Persoalan ini dibahas dalam artikel "A Sampai Z Sifat Cowok yang
Disebelin Cewek" ( HAI , 26/3/1996). Menurut HAI , "Jadi cowok yang pengen
disenengin para cewek memang nggak gampang. Sejumlah persyaratan harus
dipenuhi. Bukan sekedar fisik, harus ganteng, harus kece, atau harus imut. Yang
terpenting justru adalah sifat-sifat yang menyenangkan". Ia tidak boleh angkuh,
bandel, cerewet, dusta, egois, gombal, jahat, nyinyir, omong jorok, rapuh,
berkualitas payah, lelet atau lamban, yes man, pengecut, zero atau telat mikir,
munafik, dan kikir.
Artikel berjudul "Merebut Hati Sang Cewek" ( HAI , 24/10/1989) membahas
tentang persoalan-persoalan yang harus disadari dan diwaspadai oleh remaja laki-laki
untuk meraih hati seorang perempuan. "Berbeda dengan cowok yang menganggap
tampang kece cewek sebagai daya tarik 40% (hampir 2 kali lipatnya), cewek



umumnya lebih mengutamakan cowok yang sanggup menghadapi realitas, jujur, dan
punya kedudukan. Disamping itu, ia juga harus berani, dan berkemampuan untuk
tetap sehat. Para cewek itu akan memberikan respon pada para cowok yang mampu
memberikan sinyal-sinyal kehangatan, kedekatan, dan perlindungan terhadap bahaya.
Kesemua itu dapat diungkapkan dalam bentuk perhatian, suara yang meyakinkan, atau
sentuhan. Itu saja sudah cukup. Para cewek tidak tertarik dengan organ seks
cowok...", begitulah kalimat-kalimat yang tertulis dalam artikel ini.
Selain memberi saran-saran yang lebih bersifat anjuran untuk mengeksplorasi hal-
hal yang ada dalam diri seseorang, HAI juga memberi saran-saran yang lebih
bersifat teknis dan praktis untuk mendekati seorang remaja perempuan. Bahwa ia
harus bisa menjaga penampilan, unjuk diri lewat prestasi, tidak malu-malu, dan
berteman dengan sahabat-sahabatnya ("10 Cara Menggaet Cewek", HAI, 11/7/1995).
Jika perlu ia harus memperhatikan tatapan mata dan cara bicara seseorang untuk
mengetahui apakah seorang perempuan benar-benar tertarik kepadanya atau tidak.
Jika seseorang merasa tertarik, tanpa sadar pupil matanya akan membesar. Tetapi
jika ia bicara dengan nada yang terlalu lambat, berhati-hatilah, biasanya itu
disebabkan karena ia merasa tidak tertarik atau bosan ("Modal Jadi Playboy", HAI ,19/9/1989).HAI mungkin memang tidak selalu memberikan apa yang diinginkan oleh remaja laki-laki pembacanya. Setiap media pasti punya konvensi dan gaya sendiri-sendiri. Tapidiantara konvensi-konvensi itu pasti ada seperangkat nilai-nilai tertentu yangdiarahkan kepada pembacanya. HAI membingkai sebuah dunia romantis tersendirilengkap dengan kode-kode romantik khusus kepada pembacanya. Poin menarik yangbisa ditarik disini adalah bahwa semua artikel yang ada dalam majalah HAI tidakhanya ditulis oleh penulis laki-laki yang tentu saja berada dalam satu atmosferpemikiran dengan pembacanya, tapi juga ditulis oleh penulis perempuan. Jadi dalamkasus majalah HAI , seluruh model dunia romantis dan perspektif-perspektif yangditawarkan disitu dibentuk bersama-sama oleh kaum laki-laki dan perempuan yangada didalamnya.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar